Bagi pengguna internet di Indonesia, stabilitas koneksi ke server luar negeri seringkali menjadi perjudian. Terkadang cepat, namun seringkali lambat di jam-jam tertentu. Mengingat banyak platform hiburan dan game populer tidak memiliki server fisik di Jakarta, pengguna terpaksa “menumpang” ke server regional terdekat.
Kami melakukan pengujian sederhana untuk membandingkan performa latensi (ping) dari beberapa penyedia layanan internet (ISP) lokal di Indonesia menuju tiga lokasi server gaming paling umum: Amerika Serikat, Singapura, dan Thailand.
Berikut adalah hasil temuan kami mengenai kualitas koneksi tersebut.
Metodologi Pengujian
Tes dilakukan menggunakan koneksi fiber optik standar rumahan (kecepatan 50 Mbps) dari Jakarta pada pukul 20.00 WIB (jam sibuk). Parameter yang diukur adalah Ping (waktu respons) dan Jitter (kestabilan sinyal).
1. Server Amerika Serikat (North America)
- Rata-rata Ping: 210ms – 250ms
- Kualitas: Kurang Ideal.
Meskipun server AS memiliki kapasitas hardware yang sangat canggih, jarak fisik tidak bisa dibohongi. Data harus menempuh perjalanan melintasi Samudra Pasifik. Untuk streaming film, ini tidak masalah karena ada teknologi buffering. Namun untuk real-time gaming, jeda seperempat detik ini sangat fatal. Pemain akan merasakan delay yang signifikan antara menekan tombol dan reaksi di layar.
2. Server Singapura (Southeast Asia – SG)
- Rata-rata Ping: 15ms – 25ms
- Kualitas: Sangat Baik (Excellent).
Singapura tetap menjadi juara dalam hal kedekatan jarak. Koneksi terasa instan. Namun, catatan kecil dari pengujian kami adalah pada jam sibuk, sering terjadi lonjakan ping sesaat (spikes) akibat padatnya trafik data yang masuk ke gerbang internet Singapura dari seluruh Asia.
3. Server Thailand (Southeast Asia – TH)
- Rata-rata Ping: 30ms – 45ms
- Kualitas: Sangat Baik & Stabil.
Ini adalah kejutan yang menarik. Meskipun secara jarak sedikit lebih jauh dibanding Singapura, stabilitas server Thailand sangat mengesankan. Jalur routing dari ISP Indonesia ke Thailand ternyata sangat efisien.
Dalam pengujian terhadap beberapa aplikasi hiburan spesifik, kami menemukan alasan mengapa kategori akun pro thailand begitu populer belakangan ini. Saat kami melakukan ping test ke alamat IP yang digunakan oleh penyedia layanan tersebut, grafik jitter menunjukkan garis yang sangat datar (stabil).
Artinya, meskipun ping-nya sedikit di atas Singapura (selisih 10-15ms yang tidak kasat mata bagi manusia), koneksi ke Thailand sangat jarang mengalami packet loss atau request time out (RTO). Konsistensi inilah yang membuat pengalaman pengguna terasa sangat halus dan “licin”.
Analisis Routing
Mengapa server Thailand bisa begitu stabil bagi pengguna Indonesia? Jawabannya terletak pada “kepadatan”. Jalur data ke Singapura sudah sangat jenuh (congested), ibarat jalan tol yang macet. Sementara itu, jalur koneksi ke Thailand masih relatif longgar namun didukung infrastruktur serat optik kapasitas besar.
Ini membuat paket data permainan dapat mengalir tanpa hambatan antrean, menjadikan respons server tetap prima meskipun diakses saat malam hari atau akhir pekan.
Kesimpulan Review
Berdasarkan pengujian ini, kami menyimpulkan bahwa untuk kebutuhan browsing biasa, lokasi server tidak terlalu berpengaruh. Namun, untuk aplikasi yang menuntut respon cepat:
- Singapura adalah pilihan utama untuk kecepatan mentah (raw speed).
- Thailand adalah alternatif terbaik untuk stabilitas dan konsistensi koneksi, terutama jika jalur ke Singapura sedang padat.
Hasil tes ini membuktikan bahwa tren migrasi pemain ke platform berbasis server Thailand adalah keputusan yang rasional secara teknis, bukan sekadar ikut-ikutan.
Leave a Reply